Toko Online: Apakah Itu Social Commerce?

social commerce

Social commerce adalah salah satu istilah yang sering digunakan orang untuk menggambarkan model toko online yang memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk. Salah satu bentuk dari social commerce yang dianggap berhasil/menguntungkan adalah situs-situs group buying yang dipelopori pertama kali oleh Groupon. Setelah itu, kemudian banyak bermunculan situs-situs serupa lainnya. Jadi, apa sih sebenarnya social commerce itu? Seberapa penting? Bagaimana perkembangannya saat ini? Mari kita bahas semuanya satu per satu.

Sejarah dari Social Commerce

Social Commerce ternyata bukanlah istilah baru. Menurut Wikipedia, istilah ini digunakan pada tahun 2005 oleh Yahoo!. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan dua produk mereka baru dirilis, yaitu Shoposphere dan Pick List. Kedua produk/tools ini berujuan untuk membantu menciptakan hubungan antara produk dan pembeli dengan menyediakan saran dan mengembangkan deskripsi yang dibuat pengguna. Dalam hal ini Social Commerce didefinisikan sebagai hubungan antara produk dan komunitas pembeli yang berinteraksi dengan satu sama lain melalui konten.

Pertumbuhan Commerce dalam penggunaan

Penggunaan yang meningkat pesat di samping sentakan baru-baru ini di media sosial telah memicu penggunaan besar-besaran istilah tersebut. Tren Google menunjukkan kenaikan dalam istilah pencarian. Seperti Anda dapat kita lihat dengan jelas, Yahoo menggunakan istilah isilah memiliki zero effect pada istilah sejak pencarian untuk itu belum dimulai sampai 2007. Melihat dari perspektif Amerika Serikat menunjukkan bahwa istilah itu tidak sedang dicari dalam jumlah yang cukup besar sampai 2010.

Apa arti Social Commerce sekarang?

Pertumbuhan baru dari istilah telah memicu definisi untuk istilah juga, salah satunya tidak berbeda jauh dari apa yang dimaksudkan oleh Yahoo pada tahun 2005. Menurut Wikipedia Social Commerce adalah “subset dari perdagangan elektronik yang melibatkan penggunaan media sosial, media online yang mendukung interaksi sosial, dan kontribusi pengguna untuk membantu dalam membeli secara online dan penjualan produk atau jasa”.

Untuk meringkasnya: Social Commerce adalah kontribusi sosial/interaksi yang membantu dalam menjual produk (s). Jadi apa artinya?!

Mari kita definisikan lebih rinci, seperti kita tahu jarian sosial merupakan “kontribusi pengguna”. Itu berarti ketika kita berbicara tentang kontribusi pengguna saat ini yang berkaitan dengan media sosial mungkin kita akan berpikir “likes”, “share”, “comments”, “pins” dan lainnya. Namun, hal lain seperti orang-orang yang menyarankan produk dalam status mereka atau bahkan mengambil foto/video dengan menunjukkan produk juga merupakan bagian dari kontribusi pengguna.

Jadi, bagaimana Anda mendefinisikan atau menggambarkan Social Commerce?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *