Ini Pentingnya Html5 Untuk Merchant Online Shop

csm_zwilling_start_onlineshop_03de58ea61

Apakah semua toko e-commerce memiliki kesamaan? Di mana mereka sama-sama menggunakan HTML, bahkan hampir setiap web menggunakannya. Namun, ketika di update memiliki efek yang sangat luas.

Apa Itu HTML?

HTML (Hyper Text Markup Languge) menggambarkan bagaimana sebuah web page dapat terstruktur. Sebuah web browser, seperti, Chrome, Firefox, Internet Explorer, menggunakan deskripsi page di layarmu.

Contohnya, seorang pengusaha e-commerce ingin web pagenya terlihat seperti ini: header di atas; menunavigasi terdiri dari 4 item; footer dibagian bawah dengan satu set navigasi; gambar di tengah; dan teks “Produk Terbaik Dunia” dibawahnya. Jika menggunakan HTML akan menjadi seperti ini:

<html>

<body>

<header>

<nav>

<a href=”/”>Home</a>

<a href=”/new”>New Products</a>

<a href=”/all”>All Products</a>

<a href=”/cart”>Cart</a>

</nav>

</header>

<section>

<img src=”/images/product-large.jpg”>

<h1>World’s Best Product</h1>

</section>

<footer>

<nav>

<a href=”/”>Home</a>

<a href=”/about”>About us</a>

<a href=”/contact”>Contact us</a>

</nav>

</footer>

<body>

</html>

Update HTML5

HTML5 telah menghasilkan banyak buzz, tapi itu hanya update dari spesifikasi HTML4 yang telah digunaan sejak tahum 1997. Ada elemen yang ditambahkan, di bawa pergi, dan aturan diklarifikasi.

Unsure-unsur baru dapat mendorong popularitas HTML5. Beberapa elemen yang kuat seperti website dinamis di toko e-commerce.

Perubahan Struktur Elemen

Penambahan HTML5 menjadi elemen struktural. Ini merupaka blok bangunan yang membentuk bagian berbeda sari sebuah web page. Contohnya sebagai berikut:

  • Header;
  • Top navigational menu;
  • Large product image section with a headline;
  • Footer;
  • Bottom navigational menu

Masing-masing membutuhkan elemen divisi (div). pada HTML5 ada elemen tertentu pada masing-maisng bagian, sehingga kamu tidak perlu banyak elemen divisi. Manfaatnya bahwa web develop dan desainer dapat menggunakan unsur-unsur baru. Secara otomatis dapat mengambil keuntungan dari fitur browser daripada menggunakan elemen divisi untuk merakit bagian yang palsu. Hasi akhirnya page layout pada HTML5 akan lebih cepat dan lebih mudah dipertahankan.

Jenis Element Input

Elemen input merupakan tulang punggung atau bidang yang memungkinkanmu mengetik teks. Sebuah toko e-commerce, element input adalah nama pelanggan, alamat, dan rincian kartu kredit. Sebelumnya, HTML5 hanya memiliki beberapa jenis element input, seperti:

  • Basic text version
  • Password version which works like the text input but hides what was typed
  • Checkbox
  • Multiple-choice radio options
  • A few types of buttons

Dalam HTML5, kamu akan menemukan banyak pilihan, seperti:

  • Email
  • Number
  • Telephone
  • URL
  • Color
  • Date
  • Time
  • Range of numbers, from 0 to 100
  • Search

Pada browser desktop, akan muncul seperti regular text fields. Sedangkan pada browser mobile, element input dapat menggunakan keyboard yang berbeda agar bisa memasukannya lebih mudah.

SVG dan Canvas Grafis Elemen

HML5 sendiri menambahkan 2 elemen grafis yaitu SVG dan Kanvas. Kanvas memiliki dampak potensial yang lebih besar untuk toko e-commerce. Bahkan bertindak seperti selembar kertas kosong yang pragmatis dengan JavaScript. Biasanya ini dapat menggantikan Adobe Flash.

Contoh e-commerce yang baik adalah dengan menyesuaikan produk dan menunjukkan preview dari item. Seperti, dengan customer text, customer t-shirt, atau pakaian. Alih-alih memiliki aplikasi Flash, tapi elemen kanvas dapat digunakan secara otomatis mempreview produk yang disesuaikan dnegan customer.

Element Video Media

Unsur video media baru HTML5 bisa menjadi hal paling bermanfaat untuk situs e-commerce. Dan itu membuat embedding video pada page yang jauh lebih mudah. Bahkan kamu perlu menghindari layanan eksternal seperti, Youtube, Vimeo, atau Wistia. Untuk pedagang, video dapat berbentuk demo produk, how-to-video, dan informasi latar belakang perusahaan.

Video masih sangat kompleks dalam HTML5, tentu sulit untuk mendapatkan format yang benar untuk browser. Bagi pengguna ponsel, dalam melihat video perlu melalui elemen video. Untuk video lama flash tidak pernah bekerja di Ios Apple.

Manfaat HTML5

Sangat menguntungkan jika memiliki banyak situs web. Dengan struktur elemen yang baru, akan lebih mudah untuk menampilkan page dengan benar di semua browser. Kamu tidak akan kehilangan pengunjung. Jenis masukkan akan lebih mudah menangkap data dari mobile user. Ini dapat membantu seluler pemesanan.

Menggabungkan kanvas dengan beberapa pemrogaman JavaScript dapat menambahkan lapisan interaksi ke tokomu. Akhirnya menambahkan video ke toko mu melalui HTML5 dapat membantu pembeli dari seluruh perangkat.

Kelemahan HTML5

Dengan banyaknya manfaat yang sudah di sebutkan di atas, HTML5 ini juga memiliki kelemahan. Kamu tidak harus membuang coding yang kamu miliki, terutama jika kamu memiliki desian modern yang telah diperbaharui. Penulis ulang aplikasi dan desain ulang situs yang terkenal tentu mahal. Jika kamu akan mendesain ulang untuk alasan lain, lakukanlah sendiri di HML5. Tapi mendesain menggunakan HTML5 pun terlihat kurang layak.

Jika kamu menggunakan platform e-commerce host, periksalah dnegan perusahaan pertama dan melihat apakah template sudah menggunakan HTML. Beberapa platform yang dapat kamu mulai menggunakan unsure-unsur. Setiap toko e-commerce baru bisa dimulai dengan HTMLuntuk mengambil leuntungan dari fitur baru.

Baca Terkait : Toko Online: Apakah Itu Social E-commerce ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *