Cloud Computing, Apakah Itu?

corelynx_blog_5

Kebingungan mencari seorang direktur IT, ingin membeli server dan mengelola software sekaligus? Atau kamu merasa tidak bisa lepas dari kantor atau laptopmu dan berharap kamu bisa memecahkan masalah ini? Cloud computing bisa membantumu!

Cloud computing adalah komputasi berbasis internet. Software dan datanya tidak berada di komputer atau perangkat mobile. Mereka disimpan secara online dalam server lain, dan kamu bisa mengakses mereka secara remote. Sangat berbeda dari format computing tradisional, di mana user harus membayar dan mengelola hardware dan software untuk menjalankan bisnis mereka.

Tertarik dengan hal ini? Berikut ini adalah beberapa mitos, pro, dan kontranya:

Kontra: Saya tidak ingin membayar untuk sesuatu yang tidak bisa saya miliki! Jika kamu tidak memilikinya, kamu tidak perlu mengelolanya. Kamu tidak perlu mengupgrade versi software atau menyewa teknisi hardware. Hardware adalah salah satu bentuk investasi, setelah beberapa tahun mereka perlu diupgrade atau diganti, agar softwaremu bisa tetap bekerja. Dan bagaimana dengan datamu? Backup terkadang menjadi hal yang sangat menjengkelkan. Ketika datamu disimpan secara online, kamu tak perlu memikirkan kehilangan data. Datamu dengan aman disimpan dalam data center penyedia layanan.

Mitos: Cloud computing tidak aman! Keamanan data tentu sangat penting, dan semua orang merasa bahwa kantor/rumah mereka adalah tempat teraman untuk menyimpan semua data. Coba kamu luangkan waktu beberapa menit untuk memahami situs penyedia layanan cloud computing ini, dan kamu akan mengerti tingkat keamanan yang mereka tawarkan.

Keuntungan: Kamu tidak harus berada di kantor untuk bekerja! Ini adalah salah satu keuntungan utama dari cloud computing. Jika kamu lebih nyaman kerja dari rumah, café, atau taman di kompleks rumahmu, dokumen dan softwaremu akan selalu tersedia. Mereka berada di “awan”. Cukup koneksikan laptopmu dengan internet, baik wifi atau WLAN, dan semua yang kamu butuhkan ada di ujung jarimu.

Keuntungan: Kamu hanya perlu membayar sesuai pemakaian. Ini bisa mengurangi kekhawatiranmu terutama masalah biaya tambahan. Pemilihan hardware yang akan digunakan tak lagi sesuai dengan budget yang kamu miliki. Kamu cukup membayar sebanyak yang kamu gunakan dan lupakan semua kekhawatiran. Layanan cloud sangat unik karena:

  1. Penyediaannya berdasarkan pada permintaan, baik dari jangka waktu, hingga jumlah data yang ditransfer.
  2. Sangat elastis, user bisa menggunakan sebanyak mungkin atau sesedikit mungkin sesuai kebutuhan.
  3. Semua layanannya akan dikelola oleh service provider. User hanya membutuhkan komputer dan koneksi internet.

Pada umumnya layanan cloud computing dibagi menjadi tiga kategori:

  • Software-as-a-Service(SaaS): Tak perlu menginstall berbagai software dalam komputermu, dengan begitu kamu juga tak perlu mengupgrade dan melakukan maintenance. Karena aplikasi sesungguhnya berada (dan dimiliki) oleh penyedia jasa. Email berbasis web dan aplikasi Google adalah contoh dari SaaS. Karena software dan datanya dihosting secara online, user bisa mengaksesnya dari mana saja.
  • Platform-as-a-Service (PaaS): Menyediakan platform computing, dan seringkali menggunakan SaaS dan juga IaaS. Memungkinkan penggunakan aplikasi yang kompleks, tanpa harus membayar hardware dan softwarenya. Google Apps dan Force.com adalah contoh dari PaaS.
  • Infrastructure-as-a-Service (IaaS):Menyediakan server virtual disertai dengan alamat IP unik dan penyimpanan sesuai kebutuhan. Ini adalah format yang sangat bermanfaat, karena user akan selalu membutuhkan resource on demand, tanpa harus berlebihan membelinya di awal. Amazon Web Service adalah contoh IaaS.

Tertarik menggunakan Cloud computing?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *