12 Tips Menulis di Clickable Search Ad Copy

clickable-headlines-1-31xxuivk696b1td48qhrls

Bagi seorang marketer, menggarap konten menjadi bagian penting setiap harinya. Dimulai dari mengonsep ebook sampai mempromosikan webinar, tentu seorang marketer membutuhkan kreativitas dalam menulis yang bisa menarik minat pengunjung.

Namun terkadang terdapat kendala dalam menemukan kata yang tepat, apalagi dengan terbatasnya tempat untuk menulis. Hal yang serupa juga ditemui dalam penulisan search ad copy. Menjadi poin penting untuk bisa menarik minat kustomer berpotensial terhadap penawaran kita.

Continue reading 12 Tips Menulis di Clickable Search Ad Copy

10 Fakta yang Anda Tidak Ketahui Tentang Pengiklanan Facebook

Apa yang bekerja hari ini mungkin tidak bekerja besok.

Oleh ROCCO Baldassarre

a

Iklan facebook adalah salah satu alat periklanan online paling trendi karena jangkauan yang luas dan biaya yang relatif rendah. Namun, tepat ketika orang percaya bahwa mereka telah menemukan jawabannya, Facebook akan mengejutkan mereka dengan sesuatu yang mereka tidak tahu dan yang mungkin mengubah pendekatan strategis mereka.

Mari kita lihat 10 fakta tentang iklan Facebook:

  1. tawaran Facebook sangat sensitif terhadap musiman.

Algoritma Facebook seluruhnya dibangun pada sistem penawaran yang menentukan harga dari kesan berdasarkan beberapa faktor variabel. Jumlah rekening menawarkan target yang spesifik salah satunya faktor yang paling mempengaruhi harga. Semakin banyak tawaran orang pada target tertentu, semakin terkesan akan mahal. Inilah sebabnya mengapa Natal, Black Friday dan hari-hari sibuk lainnya biasanya memiliki biaya yang lebih tinggi per klik.

  1. Facebook menawarkan klik untuk chatting pilihan iklan.

Hal ini bukan sesuatu yang baru, tapi pasti adalah salah satu fungsi yang paling sedikit digunakan di Facebook. Klik untuk chatting kampanye bisa menjadi besar untuk pelayanan pelanggan, dan mereka dapat diatur menggunakan klik untuk jenis situs kampanye. Klik untuk chatting kampanye bekerja sangat baik dengan pengguna yang telah mengunjungi situs web karena mereka akrab dengan produk atau layanan dan mungkin memiliki pertanyaan sebelum melakukan pembelian.

  1. Penempatan Facebook membutuhkan strategi iklan yang berbeda.

Facebook saat ini menawarkan platform iklan yang mendorong Anda untuk membuat set iklan yang mengiklankan di beberapa perangkat secara otomatis. Namun, perangkat yang berbeda memiliki persyaratan iklan dan perilaku pelanggan. Saya sarankan Anda merincikan kampanye dan iklan yang ditetapkan oleh perangkat untuk memaksimalkan kinerja.

  1. Jumlah teks dalam gambar mempengaruhi pengiriman.

Semakin banyak teks yang Anda miliki dalam sebuah gambar, akan lebih rendah pengiriman Anda. Facebook lebih menyukai posting dengan gambar dengan sedikit atau tanpa teks. Hal ini akan dihargai dengan distribusi yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah per impresi. Facebook saat ini mengklasifikasikan rasio teks gambar sebagai ok, rendah, sedang dan tinggi, unit yang jelas dari ukuran.

  1. Materi iklan refreshing sangat penting.

Kebanyakan jenis kampanye Facebook tidak memberi pengiklan kontrol atas frekuensi penayangan iklan kepada pengguna yang sama. Hal ini dapat dengan mudah membuat beberapa ketidaknyamanan pelanggan potensial dan mengusir mereka dari potensi pembelian. Pengiklan Facebook perlu mengubah isi dan kekreatifan dari iklan cukup sering untuk menghindari masalah ini.

  1. Wawasan audiens adalah sumber dari metode penargetan.

Menggunakan wawasan audiens dengan data konversi dapat menjadi sumber informasi untuk kampanye apapun. Hal ini menyediakan cara tambahan untuk menargetkan pengguna berdasarkan perilaku online mereka, kebiasaan pembelian, situasi perumahan, pendapatan dan masih banyak lagi. Menemukan cara-cara tambahan untuk berkomunikasi dengan pengguna yang ditargetkan mungkin akan membantu memperluas jangkauan kampanye dan menghasilkan kinerja yang lebih baik.

  1. Facebook memiliki jangkauan yang sama pra-dipilih opsi penargetan.

Opsi ini memungkinkan Facebook untuk menampilkan iklan kepada khalayak yang mirip dengan orang-orang yang telah Anda pilih dan cenderung menghasilkan konversi tambahan di BPA lebih rendah. Pilihan ini akan membantu bisnis memperluas jangkauan mereka secara keseluruhan dan visibilitas. Fungsi ini bekerja mirip dengan penargetan lookalike, tetapi berbeda karena didasarkan pada data yang berasal dari Facebook dan bukan dari pengelola akun iklan.

  1. Facebook memungkinkan Anda untuk membatasi paparan pada jaringan audiens.

Banyak pengiklan menganggap jaringan audiens bukan penempatan iklan yang besar karena tidak menghasilkan kualitas traffic. Facebook memahami kekhawatiran ini dan dikembangkan dua pilihan untuk memecahkan masalah ini. Masalah pertama adalah untuk mengecualikan kategori situs web tertentu dari menampilkan iklan seperti kencan dan perjudian. Pilihan kedua adalah untuk secara proaktif meng-upload daftar website untuk pengecualian. Hal ini akan meningkatkan kinerja dengan membatasi jumlah klik dari penempatan yang tidak akan berubah menjadi konversi.

  1. Iklan video tidak menghasilkan respon besar yang langsung.

Jika tujuan perusahaan adalah untuk menghasilkan sebagian besar usahanya melalui iklan video, Facebook bukan cara untuk mendapatkannya. Iklan video yang baik untuk mengkomunikasikan pesan, tetapi mereka tidak selalu pilihan terbaik ketika datang ke klik situs web. Video yang begitu menarik bahwa biaya per impresi yang diperlukan untuk menghasilkan klik ke situs akan meningkat karena orang mengambil tindakan sosial lainnya pada postingan, seperti komentar dan menyukainya.

  1. Tawaran yang sama tidak akan bekerja selamanya.

Mengingat betapa tawaran Facebook sensitif terhadap perubahan di pasar, satu strategi tidak akan selalu efektif. Sesuatu yang bekerja dengan sempurna hari ini mungkin menjadi tidak menguntungkan dalam beberapa hari. Ini berarti tawaran Facebook membutuhkan lebih banyak perawatan dan tune konstan yang naik.

Kesimpulan.

Facebook adalah platform iklan yang baik, dan ada banyak unsur perubahan di dalamnya. Hal ini sangat penting untuk selalu waspada dan mempelajari lebih lanjut tentang perubahan terbaru dan untuk mengambil keuntungan dari mereka sebelum berkompetisi untuk mendapatkan keuntungan penggerak pertama.

5 Alasan Mengapa Bisnis E-Commerce Menjadi Gagal

Menurut sebuah studi, sekitar delapan dari sepuluh toko online gagal dalam 24 bulan pertamanya. Hal ini berbanding terbalik dengan pertumbuhan bisnis online yang meningkat sekitar 13 persen setiap tahunnya. Hal ini terjadi karena dalam pasar yang sangat kompetitif, dasar dalam bisnis e-commerce menjadi penentu apakah akan berjalan lancar atau justru gagal. Tidak peduli bidang apa yang Anda jalankan, Anda bisa selalu terjebak dalam bisnis e-commerce yang salah dan membawa kehancuran. Inilah mengapa kami merangkum artikel ini untuk menginformasikan mengenai 5 alasan utama mengapa bisnis e-commerce menjadi gagal. Berikut adalah beberapa hal tersebut yang dapat dijadikan pelajaran.

  1. Kurangnya Fokus Produk

Kesalahan pertama yang begitu banyak pedagang online lakukan adalah pada tahap perencanaan produk. Sebelum launching, mereka kebanyakan tergoda untuk memuat toko onlinenya dengan banyak jenis produk. Sayangnya, hal ini dapat menyebabkan kegagalan pada bisnis Anda. Memiliki produk yang beraneka ragam menjadikan bisnis Anda tidak dapat dipercaya di mata konsumen. Tanpa adanya identitas dan produk yang terfokus dari bisnis Anda, konsumen akan semakin mudah meninggalkannya. Brayola adalah salah satu toko online yang terfokus dan dapat melakukannya dengan benar. Memilih brand dan produk dengan tepat, menjadi ahlinya, beserta otoritas di dalamnya.

  1. Tidak Memberikan Layanan

Kesabaran adalah kunci dari keberhasilan, dengan kesabaran akan datang perencanaan yang lebih baik di masa depan. Sebuah bisnis yang baik akan memerlukan waktu untuk tumbuh dan strategi jangka panjang sangat penting untuk keberhasilan e-commerce. Salah satu strategi jangka panjang yang harus dikembangkan adalah memberikan layanan pelanggan terbaik. Hal ini yang sering dilupakan oleh beberapa pelaku bisnis online. Jika Anda tidak bisa memeberikan layanan yang diinginkan pelanggan, maka penjualan produk akan semakin menurun. Ini tentunya menyebabkan kemunduran dan bisnis e-commerce Anda akan mengalami kegagalan.

  1. Meremehkan Kompetisi

Anda harus mengetahui bahwa ada banyak toko di luar sana yang menjual produk sama seperti yang Anda jual. Kompetisi dalam hal bisnis sangat wajar dan harus dilakukan secara sehat. Masalahnya, banyak yang masih meremehkan kompetisi yang terjadi. Memilih untuk menjual produk pasar yang massal berarti Anda bersaing dengan begitu banyak toko-toko lain yang lebih baik dan kemungkinan bisnis Anda ada jauh di bawah mereka. Dalam mengatasi hal ini, cari produk yang pada dasarnya memiliki keaslian, dapat lebih dihargai, dan tonjolkan layanan pribadi yang dapat mengangkat Anda dari kompetisi pasar.

  1. Anggaran Dana Yang Buruk

Kebanyakan bisnis memulai anggaran yang terbatas untuk perusahaan e-commercenya. Sebenarnya bukan berapa jumlah anggarannya yang terpenting, melainkan bagaimana Anda mengelola anggaran tersebut dengan baik agar dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis. Anggaran dana yang buruk tentu menjadikan bisnis e-commerce Anda mengalami kegagalan. Misalnya dengan menempatkan anggaran yang besar untuk produk tetapi lupa mengatur anggaran untuk pemasaran. Buatlah arus kas Anda tetap seimbang antara pemasukan dan pengeluaran.

  1. Tidak Mendapat Traffic Yang Cukup

Alasan terpenting yang membuat bisnis e-commerce menjadi gagal adalah traffic. Anda mungkin sudah mengusahakan segala hal yang terbaik untuk bisnis Anda, tapi hal ini akan sia-sia jika tidak ada orang yang melihat website Anda dan tidak ada yang membeli. Inilah kenapa traffic pada website sangat penting untuk mengembangkan bisnis. Anda bisa menggunakan aplikasi yang ada untuk meningkatkan traffic dan mendorong konsumen untuk melihat dan mengetahui bisnis Anda.

Mengapa A/B Test Sangat Penting Bagi Toko Online?

AB testing

Apa itu A/B Testing?

Pernahkah Anda mendengar istilah A/B testing? Apa itu A/B testing dan apa fungsinya? A/B testing adalah sebuah istilah yang mengacu pada metode pengujian untuk membandingkan dua variabel yang berbeda untuk menemukan satu yang bekerja lebih baik. Opsi pertama adalah “A” dan yang kedua adalah “B”. Hal ini sebenarnya sederhana. Pada artikel ini kami akan mengupas tuntas tentang A/B testing, keuntungan, dan bagaimana menggunakannya. Continue reading Mengapa A/B Test Sangat Penting Bagi Toko Online?

Begini Menjalankan Trik Strategi Promosi Online Shop!

strategi promosi

Apakah kamu ingin memenangkan persaingan? Ini merupakan pertanyaan yang harus kamu jawab ketika menerapkan strategi promosi.

Jika tujuan utamamu adalah untuk mendapatkan penghasilan lebih dari bisnismu serta memenangkan persaingan yang ada, maka kamu harus berpikir lebih keras dalam menerapkan strategi yang ada. Untuk memenangkan persaingan, kamu harus melihat total penjualan. Strategi dalam menawarkan promosi kepada pelanggan dapat membantu meningkatkan pendapatanmu secara keseluruhan.

Berikut ini ada beberapa tips dalam menjalankan promosi e-commerce yang bisa kamu gunakan untuk membangun strategi yang kuat untuk meningkatkan pendapatan: Continue reading Begini Menjalankan Trik Strategi Promosi Online Shop!

Toko Online: Begini Tips Jitu Mencari Supplier Untuk Bisnis Anda

supplier toko online

Jika Anda berpikir seperti kebanyakkan orang untuk memulai bisnis kecil, dan memutuskan untuk memulai bisnis dengan menjual produk atau jasa orang lain, hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai bisnis kecil adalah mencari supplier/pemasok.

Berikut adalah daftar hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam mencari pemasok agar bisnis Anda sukses. Continue reading Toko Online: Begini Tips Jitu Mencari Supplier Untuk Bisnis Anda

Internet Security: Begini Cara Mudah “Mengamankan” Toko Online-mu

internet security

Semakin menjamurnya toko online beberapa tahun belakangan ini, ternyata tidak hanya memberikan dampak besar bagi para pelakunya, tetapi juga diiringi dengan persaingan bisnis yang semakin ketat. Tingginya lalu lintas transaksi online saat ini, memunculkan risiko dan ancaman terhadap keamanan toko online. Continue reading Internet Security: Begini Cara Mudah “Mengamankan” Toko Online-mu

Toko Online: 6 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Menentukan Harga Produk Baru

Intro-To-Pricing-Strategy

Salah satu tantangan terbesar dalam sebuah bisnis adalah bagaimana menentukan harga jual produk yang tepat. Hal ini tidak hanya berlaku untuk produk lama tetapi juga produk baru. Ada banyak kekhawatiran di benak para merchants seperti apakah produk ini berguna bagi konsumen? Apakah harga ini telah sesuai? Menetapkan harga terlalu tinggi, risikonya produk tidak laku. Sebaliknya, menetapkan harga terlalu rendah, risikonya tidak akan mendapatkan untung.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat membantu kita dalam menentukan harga untuk produk baru. Continue reading Toko Online: 6 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Menentukan Harga Produk Baru

Ingin Penjualan Meningkat? Perbaiki Deskripsi Produk Ecommerce-mu

deskripsi produk

Deskripsi yang ditulis dengan baik pada halaman produk ecommerce memainkan peran kunci dalam pengalaman pembeli, membangkitkan emosi, menanamkan rasa percaya diri, dan membantu mendorong mereka untuk menyelesaikan pembelian. Tapi, deskripsi produk terbaik memiliki peran penting lainnya, yaitu membangun traffic pada situs kita.

Deskripsi rincian produk merupakan jenis konten yang disukai Google. Membuat deskripsi produk yang bermanfaat untuk semua orang mungkin tampak seperti tugas yang berat, tapi dengan cara ini akan memperbesar kemungkinan situs kita ditemukan oleh calon pelanggan. Oleh karea itu, ini merupakan strategi untuk keberhasilan jangka panjang dari bisnis online. Continue reading Ingin Penjualan Meningkat? Perbaiki Deskripsi Produk Ecommerce-mu

Toko Online: Apakah Itu Social Commerce?

social commerce

Social commerce adalah salah satu istilah yang sering digunakan orang untuk menggambarkan model toko online yang memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk. Salah satu bentuk dari social commerce yang dianggap berhasil/menguntungkan adalah situs-situs group buying yang dipelopori pertama kali oleh Groupon. Setelah itu, kemudian banyak bermunculan situs-situs serupa lainnya. Jadi, apa sih sebenarnya social commerce itu? Seberapa penting? Bagaimana perkembangannya saat ini? Mari kita bahas semuanya satu per satu. Continue reading Toko Online: Apakah Itu Social Commerce?