Anda Tidak Harus Menjadi Sempurna Untuk Sukses Di Instagram

Saat ini, Instagram menjadi platform sosial media yang paling populer. Hal ini membuat banyak pemilik usaha kecil kebingungan mengenai jenis konten yang harus mereka publikasikan di Instagram. Dengan demikian, mereka kehilangan kesempatan besar untuk menemukan followers baru dan terlibat dengan pelanggan yang sudah ada. Membuat konten yang sempurna dianggap menjadi masalah besar. Selain membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, perlu banyak waktu untuk memikirkannya. Padahal untuk sukses di Instagram, Anda tidak harus menjadi yang paling sempurna baik dalam konten dan hal lainnya. Berikut kami akan menyajikan informasi mengapa Anda tidak harus menjadi sempurna untuk sukses di Instagram.

Instagram Adalah Tentang Segala Hal

Pikirkan bahwa Instagram adalah papan visual dari bisnis Anda. Ketika orang-orang mengunjungi akun Anda untuk pertama kalinya, buatlah mereka mengetahui segala hal tentang bisnis Anda. Tampilkan produk atau jasa Anda, bagaimana prosesnya, siapa orang-orang yang bekerja di dalamnya, dan sebagainya. Berikan gambar mengenai bisnis Anda dengan penjelasan singkat. Apa yang Anda ingin orang ketahui tentang bisnis Anda? Apakah Anda memiliki proses yang unik dalam menghasilkan produk? Apakah produk Anda merupakan buatan tangan atau organik? Pertanyaan-pertanyaan di atas perlu Anda pikirkan untuk menunjukkan sudut yang berbeda dari bisnis Anda yang mampu menarik perhatian pengunjung.

Anda Tidak Harus Memiliki Bisnis Yang Sempurna Untuk Berada Di Instagram

Instagram terkenal dengan konten-konten yang eye-catching dengan pencahayaan yang sempurna dan berbagai hal yang luar biasa. Ini bukan berarti Anda harus menjadi orang yang profesional dalam fotografi untuk menarik perhatian di Instagram. Yang Anda butuhkan untuk menyajikan konten adalah kamera maupun smartphone yang dapat menangkap gambar dengan baik. Ambil lima menit dari setiap hari kerja Anda dan temukan sesuatu yang menarik. Gambar untuk konten dapat diperoleh dari proses produksi atau detail produk Anda.

Pada awalnya, Anda mungkin perlu untuk menantang diri sendiri dan benar-benar meluangkan waktu Anda. Namun saat Anda sudah sering menjalaninya, membuat postingan setiap hari untuk Instagram akan menjadi kebiasaan dan Anda tidak perlu lagi menanti hal-hal terbaik untuk diposting. Anda akan dengan mudah mendapatkan materi untuk konten. Jadi , semakin Anda bereksperimen dan mempublikasikan, Anda akan melihat bahwa diri Anda sudah semakin baik dalam memotret dari sudut-sudut terbaik.

Mempertahankan Keaslian

Kadangk-kadang, sebuah ketidak sempurnaan dalam foto dapat menceritakan kisah yang terbaik. Jangan pernah takut untuk menunjukkan keaslian dari kekurangan dalam bisnis Anda. Buatlah itu menjadi masalah yang akhirnya dapat Anda selesaikan dalam bisnis. Orang-orang akan terhubung dengan ketulusan pada tingkat yang jauh lebih dalam. Hal ini juga melahirkan kepercayaan yang besar dalam bisnis Anda. Ini bukan berarti kami mengatakan untuk menurunkan standar gambar Anda. Semua ini adalah bukti bawa Anda tidak harus sempurna untuk sukses dan menarik perhatian banyak orang di Instagram. Audiens dapat menemukan banyak manfaat dalam postingan Anda dan itu menambah rasa penasaran, wawasan, maupun pentunjuk pada proses bisnis yang efektif.

Kita semua memiliki perjalanan berwirausaha dengan tahapan yang berbeda-beda. Anda hanya perlu untuk menunjukkan segala sesuatu tentang bisnis dengan apa adanya dan mempertahankan keaslian. Dengan begitu, Anda mampu mendapatkan penilaian yang berbeda dari banyak audiens. Sekali lagi, hal ini menunjukkan bahwa Anda tidak perlu menjadi sempurna dalam memulai bisnis dan sukses di Instagram.

Menggunakan Instagram Untuk Menjual Produk Menjadi Lebih Mudah

Instagram kini telah meluncurkan game-changer untuk bisnis yaitu Anda sekarang dapat menjual produk langsung dari app. Aplikasi photo-sharing di Instagram menghadirkan tombol baru “Tap To View” pada 1 November 2016 kemarin. Tombol baru ini memberikan kesempatan kepada konsumen untuk mempelajari lebih lanjut tentang item dalam gambar seperti harga, spesifikasi, dll, serta pilihan untuk pergi langsung ke website resminya dan membeli barang disana. Hal ini tentu memudahkan para pebisnis untuk mempromosikan produknya dengan lebih baik. Instagram juga berharap agar para pebisnis tidak hanya melakukan tindakan menjual produk semata, namun bisa juga memberikan informasi yang berguna untuk orang lain seputar produk yang dijualnya. Kebanyakan, pengalaman berbelanja melalui mobile hanya berdasarkan foto dari produk tanpa memberikan konsumen kesempatan untuk mempertimbangkan dan mempelajari produk serta mendapatkan informasi lebih lanjut.

Instagram memilih untuk menambahkan tombol “Tap To View” agar konsumen mampu mempelajari produk sebelum membeli dan tidak hanya menonjolkan tombol “Buy Now”, karena riset internal menunjukkan bahwa hanya 21% dari pembelian yang dibuat dalam satu hari dan artinya tombol “Buy Now” tidak begitu berarti.

Pilihan “Tap To View” yang baru ini akan muncul di bagian kiri bawah dari foto di Instagram. Fitur ini sedang diuji dengan 20 merek ritel yang berbasis di AS, termasuk Kate Spade, JackThreads, dan Warby Parker. Ketika pengguna menekan ikon tersebut, tag akan muncul hingga lima item dalam postingan lengkap beserta harganya. Saat pengguna mencari atau memilih tag yang lebih spesifik, maka Instagram akan memberikan informasi secara lengkap dan pengguna tidak perlu susah payah untuk browsing mencari informasi terkait. Selain itu, jika pengguna menyentuh ikon “Shop Now”, maka Instagram akan membawa penggunanya ke website resmi si penjual untuk melakukan transaksi.

Dave Gilboa, co-Founder dan co-CEO dari Warby Parker menjelaskan kepentingan perusahaannya dengan fitur baru tersebut. ‘Sekarang ada cara yang lebih sederhana dan bersih bagi kita untuk berbagi rincian tentang produk unggulan dalam postingan kita. Pelanggan sering meminta kami memberikan pengalaman berbelanja yang besar dari kedua sisi’. Fitur ini diharapkan mampu mewujudkan hal tersebut sehingga memberi kemudahan tidak hanya bagi penjual namun juga bagi pembeli.

Warby Parker, mitra ritel Instagram ini juga menguraikan tentang pengalaman pelanggan yang meningkat dan memungkinkan konsumen untuk berbelanja di perusahaannya. Sebelum munculnya tombol “Tap To View”, Instagram telah meluncurkan beberapa update yang terkait dengan bisnis. Pada Juni 2016, Instagram meluncurkan tombol Call-To-Action dengan teks yang muncul di sisi kiri untuk meningkatkan tindakan dari pembeli. Kemudian pada Oktober 2016, mereka menambahkan fitur baru dalam tombol Call-To-Action yaitu:

  • Tombol akan disorot jika pengguna bertahan pada iklan selama 4 detik atau melihat profile name
  • Tombol Call-To-Action juga dihadirkan dalam kolom komentar
  • Dalam iklan video, pengguna yang mengaktifkannya akan dibawa ke URL tujuan saat video terus berjalan di bagian atas layar.

Sekarang bahkan sudah tak terhitung profil-profil bisnis yang baru di Instagram selama musim panas ini. Hal ini diakibatkan banyaknya fitur bisnis yang menjanjikan dari Instagram sehingga menarik perhatian banyak orang untuk mulai berbisnis. Satu hal yang jelas, Instagram dapat memancarkan bisnis Anda. Dengan begitu banyak update fitur bisnis yang terfokus, maka semakin memudahkan dan memungkinkan Anda meraih pelanggan serta menjual produk dengan lebih mudah.